Selasa, 12 Mei 2015
sinonim dan antonim
1.Sinonim adalah persamaan kata. Berikut contoh sinonim dan contoh kalimatnya :
a. bunga: Bunga mawar banyak di tanam di daerah Indonesia
kembang : berbagai macam kembang ia budidayakan sendiri
b. bohong : dia mendapt balasan nya karena dia suka berbohong
dusta : mereka berdusta pada guru karena mereka takut mendapat hukuman
c. mati : banyak tumbuhan – tumbuhan yang mati karena kekeringan
wafat: kakenya wafat di medan perang karena melawan penjajah
d. bertemu : dia sangat bahagia karena bertemu ayah nya
berjumpa : dia terakhir kali berjumpa dengan ayahnya pada saat masih kecil
e. jelek : akibat malas belajar dia mendapatkan nilai yang jelek
buruk : dia tetap percaya diri walaupun ia buruk rupa
2.ANTONIM
Antonim adalah lawan kata. Berikut contoh antonim dan contoh kalimatnya
a. Naik : harga sembako mulai naik menjelang lebaran
turun : dia digugat untuk turun dari jabatannya
b. Rajin : dia sangat rajin membantu orang tua nya di pasar
malas : dia sangat malas jika ia di suruh belajar
c. besar: baju yang baru ia beli lebih besar dari ukurannya
kecil : dia sangat cepat dan lincah karena ia bertubuh kecil
d. pintar : dia adalah siswa terpintar di kelasnya
bodoh: anak itu bodoh karena malas belajar
e. mahal: mobil para penjabat itu sangat mewah dan mahal
murah : barang itu sangat murah karena barang bekas
Senin, 03 September 2012
Rabu, 29 Februari 2012
slogan dan poster
Sloga merupakan:
1. Perkataan atau kalimat pendek yg menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk
memberitahukan sesuatu (nomina)
2. Perkataan atau kalimat pendek yg menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk
menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb
(nomina)
contoh:
- merokok = bakar duit
- merokoklah jika anda kaya raya, minimal 30-50th ke depan bisa bayarin operasi dan
ninggalin warisan untuk keluarga
Poster
Plakat yg dipasang di tempat umum (berupa pengumuman atau iklan)
contoh poster:
1. Perkataan atau kalimat pendek yg menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk
memberitahukan sesuatu (nomina)
2. Perkataan atau kalimat pendek yg menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk
menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb
(nomina)
contoh:
- merokok = bakar duit
- merokoklah jika anda kaya raya, minimal 30-50th ke depan bisa bayarin operasi dan
ninggalin warisan untuk keluarga
Poster
Plakat yg dipasang di tempat umum (berupa pengumuman atau iklan)
contoh poster:
Jumat, 02 Desember 2011
Sistim Peredaran Darah Pada Manusia dan Burung
Struktur Alat Peredaran Darah Pada Manusia
Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri.
Sistem peredaran darah pada manusia
1. Jantung
Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi (atrium)
dan dua bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2 lembar :
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung
Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.
Struktur jantung
2. Pembuluh Darah
Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan vena pada bagian kapiler dan venulaendotheliumnya.
struktur pembuluh darah
Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal.
Perbedaan struktur masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional masing-masing pembuluh darah tersebut.
Sistim Peredaran Darah pada Burung
Peredaran darah burung. Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusat peredaran darah, darah, dan pembuluh-pembuluh darah.
Darah pada burung tersusun oleh eritrosit berbentuk oval dan berinti.
Jantung burung berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Jantung terdiri dari dua serambi yang berdinding tipis serta dua bilik yang dindingnya lebih tebal. Pembuluh-pembuluh darah dibedakan atas arteri dan vena. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah, yaitu dua arteri anonim vang bercabang lagi menjadi arteri - arteri vang memberi darah ke bagian kepala, otot terbang, dan anggota depan; dan sebuah aorta vang merupakan sisa dari arkus aortikus vang menrlju ke kanan (arkus aortikus yang menuju ke kiri rnereduksi). pembuluh nadi ini kemudian melingkari bronkus sebelah kanan dan membelok ke arah ekor menjadi aorta dorsalis (pembuluh nadi punggung). Pembuluh nadi yang keluar dari bilik kana hanya satu, yakni arteri pulmonis (pembuluh nadi paru -paru), yang kemudian bercabang menuju paru-paru kiri dan kanan.
Pembuluh balik (verra) dibedakan atas:
1. Pembuluh balik tubuh bagian atas (vena kava superior); vena ini membawa darah dari kepala,anggota depan, dan anggota otot-otot pektoralis menuju jantung.
2. Pembuluh balik tubuh bagian bawah (vena kava inferior); membawa darah dari bagian bawah tubuh ke jantung.
3. Pembuluh balik yang datang jari paru - paru (pulmo) kanan dan paru – paru kiri serta membawa darah menuju serambi kiri jantung.
Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri.
Sistem peredaran darah pada manusia
1. Jantung
Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi (atrium)
dan dua bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2 lembar :
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung
Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.
Struktur jantung
2. Pembuluh Darah
Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan vena pada bagian kapiler dan venulaendotheliumnya.
struktur pembuluh darah
Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal.
Perbedaan struktur masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional masing-masing pembuluh darah tersebut.
Sistim Peredaran Darah pada Burung
Peredaran darah burung. Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusat peredaran darah, darah, dan pembuluh-pembuluh darah.
Darah pada burung tersusun oleh eritrosit berbentuk oval dan berinti.
Jantung burung berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Jantung terdiri dari dua serambi yang berdinding tipis serta dua bilik yang dindingnya lebih tebal. Pembuluh-pembuluh darah dibedakan atas arteri dan vena. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah, yaitu dua arteri anonim vang bercabang lagi menjadi arteri - arteri vang memberi darah ke bagian kepala, otot terbang, dan anggota depan; dan sebuah aorta vang merupakan sisa dari arkus aortikus vang menrlju ke kanan (arkus aortikus yang menuju ke kiri rnereduksi). pembuluh nadi ini kemudian melingkari bronkus sebelah kanan dan membelok ke arah ekor menjadi aorta dorsalis (pembuluh nadi punggung). Pembuluh nadi yang keluar dari bilik kana hanya satu, yakni arteri pulmonis (pembuluh nadi paru -paru), yang kemudian bercabang menuju paru-paru kiri dan kanan.
Pembuluh balik (verra) dibedakan atas:
1. Pembuluh balik tubuh bagian atas (vena kava superior); vena ini membawa darah dari kepala,anggota depan, dan anggota otot-otot pektoralis menuju jantung.
2. Pembuluh balik tubuh bagian bawah (vena kava inferior); membawa darah dari bagian bawah tubuh ke jantung.
3. Pembuluh balik yang datang jari paru - paru (pulmo) kanan dan paru – paru kiri serta membawa darah menuju serambi kiri jantung.
Sistim Pencernaan pada burung dan Manusia
SISTEM PENCERNAAN BURUNG (AVES)
Organ pencernaan pada burung terbagi atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Makanan burung bervariasi berupa biji-bijian, hewan kecil, dan buah-buahan.
Saluran pencernaan pada burung terdiri atas:
1) paruh: merupakan modifikasi dari gigi,
2) rongga mulut: terdiri atas rahang atas yang merupakan penghubung antara rongga mulut dan tanduk,
3) faring: berupa saluran pendek, esofagus: pada burung terdapat pelebaran pada bagian ini disebut tembolok, berperan sebagai tempat penyimpanan makanan yang dapat diisi dengan cepat,
4) lambung terdiri atas:
- Proventrikulus (lambung kelenjar): banyak menghasilkan enzim pencernaan, dinding ototnya tipis.
- Ventrikulus (lambung pengunyah/empedal): ototnya berdinding tebal. Pada burung pemakan biji-bijian terdapat kerikil dan pasir yang tertelan bersama makanan vang berguna untuk membantu pencernaan dan disebut sebagai " hen’s teeth”,
6) intestinum: terdiri atas usus halus dan usus tebal yang bermuara pada kloaka.
Usus halus pada burung terdiri dari duodenum, jejunum dan ileum.
Kelenjar pencernaan burung meliputi: hati, kantung empedu, dan pankreas. Pada burung merpati tidak terdapat kantung empedu.
SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
Sistem pencernaan manusia berawal dari mulut dan berakhir di anus, dan sering disebut sebagai tabung di dalam tabung.
Sistem pencernaan juga disebut perut, saluran alimentari atau jalur gastrointestinal. Sistem pencernaan terentang dari bagian bawah kepala menelusuri seluruh badan (torso).
Pada dasarnya, sistem ini melakukan lima tugas terpisah yang berurusan dengan pemprosesan dan penyebaran nutrisi. Pertama, ia mengatur asupan, atau pengambilan makanan. Kedua, ia mengirim makanan ke organ-organ untuk penyimpanan sementara. Ketiga, ia mengendalikan mekanisme pemecahan makanan dan pencernaan kimianya. Keempat, ia bertanggung jawab untuk penyerapan molekul nutrisi. Kelima, ia memberikan penyimpanan sementara dan penghancuran produk limbah.
Gambar 1. Sistem pencernaan manusia
Pencernaan dimulai di mulut. Gigi menggilas makanan sementara tiga pasang kelenjar ludah menuangkan ludah (saliva) ke mulut. Saliva mengandung enzim amilase ludah (ptialin) yang mulai mencerna pati. Makanan yang lembab dan telah dikunyah kemudian di telan dan bergerak melalui tenggorokan menuju tabung makanan, atau esofagus. Esofagus tidak memiliki fungsi pencernaan namun menggerakkan makanan ke perut dengan gelombang kontraksi otot yang disebut peristaltik.
Pencernaan kimia dikenal juga sebagai hidrolisis. Seperti dari namanya, hidrolisis berarti membelah molekul besar yang tak larut menjadi molekul kecil yang mampu larut di dalam air. Di sistem pencernaan, hidrolisis diatur oleh enzim pencernaan, sebagai contoh:
Maltosa ditambah air dibantu oleh maltase menjadi dua glukosa
Protein ditambah air dibantu oleh protease menjadi asam amino
Lemak ditambah air dibantu oleh lipase menjadi 3 asam lemak dan 1 gliserol
Lambung adalah organ terbesar di saluran alimentari. Ia menyimpan makanan sambil mencerna dan meremasnya, mengubahnya menjadi sup kental. Dalam bentuk setengah cair ini, makanan dapat diproses oleh enzim. Kelenjar gastrik yang tertempel di dinding lambung mengeluarkan getah lambung, kombinasi dari asam hidroklorik dan dua enzim: renin dan pepsin. Renin khusus untuk mencerna protein di dalam susu; pepsin, untuk menghidrolisis beberapa protein hewani dan nabati. Makanan setengah cair ini disebut bolus atau chyme. Ia dilepaskan sedikit demi sedikit ke bagian atas usus halus.
Antara lambung dan usus halus terletak sebuah cincin otot yang disebut sphincter pilorik yang menutupi lambung dari duodenum, bagian atas usus kecil. Akibatnya, otot sphincter mengatur aliran chyme dari lambung ke usus halus.
Pekerjaan utama pencernaan terjadi di usus halus. Di luar saluran alimentari ada dua kelenjar penting yang perlu untuk banyak proses pencernaan. Yang terbesar adalah hati. Ia mensintesis empedu dan menyimpannya di sebuah kantung yang disebut kantung empedu. Lewat saluran empedu, empedu dilepaskan ke usus kecil dimana ia menjadi pengemulsi lemak, memungkinkannya bertindak lewat enzim pencerna lemak, lipase. Kelenjar aksesori lainnya adalah pankreas, sebuah kelenjar ganda yang mensintesis hormon dan enzim. Pankreas melepaskan cairan pankreas ke usus halus. Cairan pankreas adalah kombinasi dari air dan beberapa enzim pencernaan, masing-masing dengan tugas khusus untuk pencernaan lemak, karbohidrat atau protein.
Di dinding usus kecil terdapat kelenjar-kelenjar usus yang membuat dan mensekresikan cairan usus, sebuah kombinasi enzim yang mencerna pati, gula dan protein. Hasil dari semua pencernaan ini adalah molekul nutrisi yang tereduksi menjadi bentuk yang dapat larut sehingga dapat melintasi selaput sel. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa atau fruktosa. Protein dipecah menjadi asam amino. Lemak dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol. Nutrisi-nutrisi ini diserap oleh villi (yang mirip jari) yang merupakan bentuk adaptasi di usus untuk meningkatkan luas permukaan serapan (gambar 2).
Makanan yang dicerna berdifusi menuju kapiler-kapiler vili. Darah kemudian membawa molekul makanan ke hati lewat pembuluh portal. Di hati, gula dipisahkan dari darah dan disimpan sebagai glikogen. Molekul lemak yang dicerna diserap oleh lakteal (saluran limpa) dan kemudian masuk ke aliran darah lewat saluran torakik, yang berada di rongga dada.
Gambar 2. Villi
Makanan yang tidak dicerna lewat menuju usus besar, yang disebut juga colon. Usus besar menyerap sejumlah besar air dan mineral terlarut. Makanan yang tidak dicerna, yang disebut feces, di dorong menuju rektum, dimana ia disimpan untuk sementara hingga dibuang lewat anus.
Beberapa penyakit umum sistem pencernaan dijelaskan dalam tabel 2.
Tabel 2. Beberapa gangguan sistem Pencernaan
Gangguan :Deskripsi
Maag :Gangguan di dinding saluran alimentari yang disebabkan tindakan pencernaan
oleh asam lambung
Wasir :Sulitnya keluar kotoran dari usus besar karena penyerapan air yang berlebih
Diare :Kotoran cair terlalu sering keluar, karena kurangnya penyerapan air dan
dapat menyebabkan dehidrasi
Appendisitis :Pendarahan akut di usus buntu
Divertikulosis :Penggelembungan mirip anggur di dinding usus besar yang terinfeksi dan
membuat buncit
Batu empedu :Pengumpulan garam empedu, kolesterol dan kalsium di kantung empedu
Organ pencernaan pada burung terbagi atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Makanan burung bervariasi berupa biji-bijian, hewan kecil, dan buah-buahan.
Saluran pencernaan pada burung terdiri atas:
1) paruh: merupakan modifikasi dari gigi,
2) rongga mulut: terdiri atas rahang atas yang merupakan penghubung antara rongga mulut dan tanduk,
3) faring: berupa saluran pendek, esofagus: pada burung terdapat pelebaran pada bagian ini disebut tembolok, berperan sebagai tempat penyimpanan makanan yang dapat diisi dengan cepat,
4) lambung terdiri atas:
- Proventrikulus (lambung kelenjar): banyak menghasilkan enzim pencernaan, dinding ototnya tipis.
- Ventrikulus (lambung pengunyah/empedal): ototnya berdinding tebal. Pada burung pemakan biji-bijian terdapat kerikil dan pasir yang tertelan bersama makanan vang berguna untuk membantu pencernaan dan disebut sebagai " hen’s teeth”,
6) intestinum: terdiri atas usus halus dan usus tebal yang bermuara pada kloaka.
Usus halus pada burung terdiri dari duodenum, jejunum dan ileum.
Kelenjar pencernaan burung meliputi: hati, kantung empedu, dan pankreas. Pada burung merpati tidak terdapat kantung empedu.
SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
Sistem pencernaan manusia berawal dari mulut dan berakhir di anus, dan sering disebut sebagai tabung di dalam tabung.
Sistem pencernaan juga disebut perut, saluran alimentari atau jalur gastrointestinal. Sistem pencernaan terentang dari bagian bawah kepala menelusuri seluruh badan (torso).
Pada dasarnya, sistem ini melakukan lima tugas terpisah yang berurusan dengan pemprosesan dan penyebaran nutrisi. Pertama, ia mengatur asupan, atau pengambilan makanan. Kedua, ia mengirim makanan ke organ-organ untuk penyimpanan sementara. Ketiga, ia mengendalikan mekanisme pemecahan makanan dan pencernaan kimianya. Keempat, ia bertanggung jawab untuk penyerapan molekul nutrisi. Kelima, ia memberikan penyimpanan sementara dan penghancuran produk limbah.
Gambar 1. Sistem pencernaan manusia
Pencernaan dimulai di mulut. Gigi menggilas makanan sementara tiga pasang kelenjar ludah menuangkan ludah (saliva) ke mulut. Saliva mengandung enzim amilase ludah (ptialin) yang mulai mencerna pati. Makanan yang lembab dan telah dikunyah kemudian di telan dan bergerak melalui tenggorokan menuju tabung makanan, atau esofagus. Esofagus tidak memiliki fungsi pencernaan namun menggerakkan makanan ke perut dengan gelombang kontraksi otot yang disebut peristaltik.
Pencernaan kimia dikenal juga sebagai hidrolisis. Seperti dari namanya, hidrolisis berarti membelah molekul besar yang tak larut menjadi molekul kecil yang mampu larut di dalam air. Di sistem pencernaan, hidrolisis diatur oleh enzim pencernaan, sebagai contoh:
Maltosa ditambah air dibantu oleh maltase menjadi dua glukosa
Protein ditambah air dibantu oleh protease menjadi asam amino
Lemak ditambah air dibantu oleh lipase menjadi 3 asam lemak dan 1 gliserol
Lambung adalah organ terbesar di saluran alimentari. Ia menyimpan makanan sambil mencerna dan meremasnya, mengubahnya menjadi sup kental. Dalam bentuk setengah cair ini, makanan dapat diproses oleh enzim. Kelenjar gastrik yang tertempel di dinding lambung mengeluarkan getah lambung, kombinasi dari asam hidroklorik dan dua enzim: renin dan pepsin. Renin khusus untuk mencerna protein di dalam susu; pepsin, untuk menghidrolisis beberapa protein hewani dan nabati. Makanan setengah cair ini disebut bolus atau chyme. Ia dilepaskan sedikit demi sedikit ke bagian atas usus halus.
Antara lambung dan usus halus terletak sebuah cincin otot yang disebut sphincter pilorik yang menutupi lambung dari duodenum, bagian atas usus kecil. Akibatnya, otot sphincter mengatur aliran chyme dari lambung ke usus halus.
Pekerjaan utama pencernaan terjadi di usus halus. Di luar saluran alimentari ada dua kelenjar penting yang perlu untuk banyak proses pencernaan. Yang terbesar adalah hati. Ia mensintesis empedu dan menyimpannya di sebuah kantung yang disebut kantung empedu. Lewat saluran empedu, empedu dilepaskan ke usus kecil dimana ia menjadi pengemulsi lemak, memungkinkannya bertindak lewat enzim pencerna lemak, lipase. Kelenjar aksesori lainnya adalah pankreas, sebuah kelenjar ganda yang mensintesis hormon dan enzim. Pankreas melepaskan cairan pankreas ke usus halus. Cairan pankreas adalah kombinasi dari air dan beberapa enzim pencernaan, masing-masing dengan tugas khusus untuk pencernaan lemak, karbohidrat atau protein.
Di dinding usus kecil terdapat kelenjar-kelenjar usus yang membuat dan mensekresikan cairan usus, sebuah kombinasi enzim yang mencerna pati, gula dan protein. Hasil dari semua pencernaan ini adalah molekul nutrisi yang tereduksi menjadi bentuk yang dapat larut sehingga dapat melintasi selaput sel. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa atau fruktosa. Protein dipecah menjadi asam amino. Lemak dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol. Nutrisi-nutrisi ini diserap oleh villi (yang mirip jari) yang merupakan bentuk adaptasi di usus untuk meningkatkan luas permukaan serapan (gambar 2).
Makanan yang dicerna berdifusi menuju kapiler-kapiler vili. Darah kemudian membawa molekul makanan ke hati lewat pembuluh portal. Di hati, gula dipisahkan dari darah dan disimpan sebagai glikogen. Molekul lemak yang dicerna diserap oleh lakteal (saluran limpa) dan kemudian masuk ke aliran darah lewat saluran torakik, yang berada di rongga dada.
Gambar 2. Villi
Makanan yang tidak dicerna lewat menuju usus besar, yang disebut juga colon. Usus besar menyerap sejumlah besar air dan mineral terlarut. Makanan yang tidak dicerna, yang disebut feces, di dorong menuju rektum, dimana ia disimpan untuk sementara hingga dibuang lewat anus.
Beberapa penyakit umum sistem pencernaan dijelaskan dalam tabel 2.
Tabel 2. Beberapa gangguan sistem Pencernaan
Gangguan :Deskripsi
Maag :Gangguan di dinding saluran alimentari yang disebabkan tindakan pencernaan
oleh asam lambung
Wasir :Sulitnya keluar kotoran dari usus besar karena penyerapan air yang berlebih
Diare :Kotoran cair terlalu sering keluar, karena kurangnya penyerapan air dan
dapat menyebabkan dehidrasi
Appendisitis :Pendarahan akut di usus buntu
Divertikulosis :Penggelembungan mirip anggur di dinding usus besar yang terinfeksi dan
membuat buncit
Batu empedu :Pengumpulan garam empedu, kolesterol dan kalsium di kantung empedu
Rabu, 23 November 2011
Alat-alat pernapasan berfungsi memasukkan udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkan udara yang mengandung karbon dioksida dan uap air.
Tujuan proses pernapasan yaitu untuk memperoleh energi. Pada peristiwa bernapas terjadi pelepasan energi
Sistem Pernapasan pada Manusia terdiri atas
o hidung
o faring
o trakea
o bronkus
o bronkiouls
o paru-paru
Rongga Hidung
Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung.
Pangkal Tenggorok
Pangkal tenggorok disusun oleh beberapa tulang rawan yang membentuk jakun. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorok (epiglotis). Pada waktu menelan makanan, katup tersebut menutup pangkal tenggorok dan pada waktu bernapas katu membuka. Pada pangkal tenggorok terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara dari paru-paru, misalnya pada waktu kita bicara.
Batang tenggorok
Batang tenggorok (trakea) terletak di sebelah depan kerongkongan. Di dalam rongga dada, batang tenggorok bercabang menjadi dua cabang tenggorok (bronkus). Di dalam paru-paru, cabang tenggorok bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang sangat kecil disebut bronkiolus. Ujung bronkiolus berupa gelembung kecil yang disebut gelembung paru-paru (alveolus).
Paru-paru
Paru-paru terletak di dalam rongga dada. Rongga dada dan perut dibatasi oleh siuatu sekat disebut diafragma. Paru-paru ada dua buah yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah dan gelambir bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh suatu selaput paru-paru (pleura).
Alveolus dalam paru-paru jumlahnya sangat banyak, lebih kurang 300 juta alveolus. Luas permukaan seluruh alveolus diperkirakan 100 kali lebih besar daripada permukaan tubuh. Alveolus dikekelingi pembuluh-pembuluh kapiler darah.
Pertukaran Gas dalam Alveolus
Oksigen yang diperlukan untuk oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. Oksigen yang terdapat dalam alveolus berdifusi menembus dinding sel alveolus. Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi oksihemoglobin. Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.
Oksigennya dilepaskan ke dalam sel-sel tubuh sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan pada waktu kita mengeluarkan napas.
Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar.
Proses Pernapasan
Bernapas meliputi dua proses yaitu menarik napas atau memasukkan udara pernapasan dan mengeluarkan napas atau mengeluarkan udara pernapasan. Menarik napas disebut inspirasi dan mengeluarkan napas disebut ekspirasi.
Pada waktu menarik napas, otot diafragma berkontraksi. Semula kedudukan diafragma melengkung keatas sekarang menjadi lurus sehingga rongga dada menjadi mengembang. Hal ini disebut pernapasan perut. Bersamaan dengan kontraksi otot diafragma, otot-otot tulang rusuk juga berkontraksi sehingga rongga dada mengembang. Hal ini disebut pernapasan dada.
Akibat mengembangnya rongga dada, maka tekanan dalam rongga dada menjadi berkurang, sehingga udara dari luar masuk melalui hidung selanjutnya melalui saluran pernapasan akhirnya udara masuk ke dalam paru-paru, sehingga paru-paru mengembang.
Pengeluaran napas disebabkan karena melemasnya otot diafragma dan otot-otot rusuk dan juga dibantu dengan berkontraksinya otot perut. Diafragma menjadi melengkung ke atas, tulang-tulang rusuk turun ke bawah dan bergerak ke arah dalam, akibatnya rongga dada mengecil sehingga tekanan dalam rongga dada naik. Dengan naiknya tekanan dalam rongga dada, maka udara dari dalam paru-paru keluar melewati saluran pernapasan.
Kapasitas Paru-paru
Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal). Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 nl. Setelah kita melakukan inspirasi biasa, kita masih bisa menarik napas sedalam-dalamnya. Udara yang dapat masuk setelah mengadakan inspirasi biasa disebut udara komplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Setelah kita melakukan ekspirasi biasa, kita masih bisa menghembuskan napas sekuat-kuatnya. Udara yang dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa disebut udara suplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Walaupun kita mengeluarkan napas dari paru-paru dengan sekuat-kuatnya ternyata dalam paru-paru masih ada udara disebut udara residu. Volume udara residu lebih kurang 1500 ml. Jumlah volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara suplementer disebut kapasitas vital paru-paru.
Suka
Tujuan proses pernapasan yaitu untuk memperoleh energi. Pada peristiwa bernapas terjadi pelepasan energi
Sistem Pernapasan pada Manusia terdiri atas
o hidung
o faring
o trakea
o bronkus
o bronkiouls
o paru-paru
Rongga Hidung
Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung.
Pangkal Tenggorok
Pangkal tenggorok disusun oleh beberapa tulang rawan yang membentuk jakun. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorok (epiglotis). Pada waktu menelan makanan, katup tersebut menutup pangkal tenggorok dan pada waktu bernapas katu membuka. Pada pangkal tenggorok terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara dari paru-paru, misalnya pada waktu kita bicara.
Batang tenggorok
Batang tenggorok (trakea) terletak di sebelah depan kerongkongan. Di dalam rongga dada, batang tenggorok bercabang menjadi dua cabang tenggorok (bronkus). Di dalam paru-paru, cabang tenggorok bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang sangat kecil disebut bronkiolus. Ujung bronkiolus berupa gelembung kecil yang disebut gelembung paru-paru (alveolus).
Paru-paru
Paru-paru terletak di dalam rongga dada. Rongga dada dan perut dibatasi oleh siuatu sekat disebut diafragma. Paru-paru ada dua buah yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah dan gelambir bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh suatu selaput paru-paru (pleura).
Alveolus dalam paru-paru jumlahnya sangat banyak, lebih kurang 300 juta alveolus. Luas permukaan seluruh alveolus diperkirakan 100 kali lebih besar daripada permukaan tubuh. Alveolus dikekelingi pembuluh-pembuluh kapiler darah.
Pertukaran Gas dalam Alveolus
Oksigen yang diperlukan untuk oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. Oksigen yang terdapat dalam alveolus berdifusi menembus dinding sel alveolus. Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi oksihemoglobin. Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.
Oksigennya dilepaskan ke dalam sel-sel tubuh sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan pada waktu kita mengeluarkan napas.
Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar.
Proses Pernapasan
Bernapas meliputi dua proses yaitu menarik napas atau memasukkan udara pernapasan dan mengeluarkan napas atau mengeluarkan udara pernapasan. Menarik napas disebut inspirasi dan mengeluarkan napas disebut ekspirasi.
Pada waktu menarik napas, otot diafragma berkontraksi. Semula kedudukan diafragma melengkung keatas sekarang menjadi lurus sehingga rongga dada menjadi mengembang. Hal ini disebut pernapasan perut. Bersamaan dengan kontraksi otot diafragma, otot-otot tulang rusuk juga berkontraksi sehingga rongga dada mengembang. Hal ini disebut pernapasan dada.
Akibat mengembangnya rongga dada, maka tekanan dalam rongga dada menjadi berkurang, sehingga udara dari luar masuk melalui hidung selanjutnya melalui saluran pernapasan akhirnya udara masuk ke dalam paru-paru, sehingga paru-paru mengembang.
Pengeluaran napas disebabkan karena melemasnya otot diafragma dan otot-otot rusuk dan juga dibantu dengan berkontraksinya otot perut. Diafragma menjadi melengkung ke atas, tulang-tulang rusuk turun ke bawah dan bergerak ke arah dalam, akibatnya rongga dada mengecil sehingga tekanan dalam rongga dada naik. Dengan naiknya tekanan dalam rongga dada, maka udara dari dalam paru-paru keluar melewati saluran pernapasan.
Kapasitas Paru-paru
Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal). Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 nl. Setelah kita melakukan inspirasi biasa, kita masih bisa menarik napas sedalam-dalamnya. Udara yang dapat masuk setelah mengadakan inspirasi biasa disebut udara komplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Setelah kita melakukan ekspirasi biasa, kita masih bisa menghembuskan napas sekuat-kuatnya. Udara yang dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa disebut udara suplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Walaupun kita mengeluarkan napas dari paru-paru dengan sekuat-kuatnya ternyata dalam paru-paru masih ada udara disebut udara residu. Volume udara residu lebih kurang 1500 ml. Jumlah volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara suplementer disebut kapasitas vital paru-paru.
Suka
Pernafasan pada Amphipibi
Sistem Pernapasan Amfibi
Untuk contoh amfibi kita ambil katak. Katak mengalami metamor-fosis. Perkembangan katak dimulai dari telur kemudian menetas menjadi berudu. Berudu akan mengalami metamorposis menjadi katak kecil yang selanjutnya akan tumbuh menjadi katak dewasa.
Dalam bentuk berudu (kecebong) hidupnya di air, bernapas dengan insang dan kulit. Katak dewasa biasa hidup di darat, dan bernapas dengan paru-paru dan kulit. Cara pengambilan oksigen dapat melalui kulit dan selaput mulutnya.
Berudu mempunyai tiger pasang insang luar yang letaknya di be-lakang kepala. Insang luar dibentuk dari lembaran-lembaran kulit luar dan banyak mengandung kapiler darah. Dengan menggetarkan insang-insang ini maka pergantian air selalu terjadi dan oksigen yang terlarut dapat berdifusi ke dalam pembuluh-pembuluh kapiler darah. Setelah__ berudu berusia ± 9 hari maka terbentuklah insang dalam. Insang dalam ini juga berfungsi seperti insang luar. (Lihat Gambar dibawah).
alat pernapasan berudu
Setelah katak dewasa, is hidup di darat dan bernapas dengan paru-paru. Kulitnya tipis, banyak menghasi]kan lendir, dan banyak
mengandung kapiler darah. Pada waktu berada di dalam air kulit inilah yang berfungsi untuk bernapas. Oksigen dalam air dapat berdifusi masuk ke dalam pembuluh kapiler darah kulit. (lihat gambar dibawah)
pernapasan pada katak dewasa
Kulit di rahang bawah selalu digerak-gerakkan yang maksudnya untuk memompa udara masuk ke paru-paru. Gelembung paru-paru banyak mengandung kapiler darah. Di situlah terjadi pertukaran gas. Oksigen diserap, karbon dioksida dan uap air dikeluarkan.
Sistem Pernapasan Amfibi
Untuk contoh amfibi kita ambil katak. Katak mengalami metamor-fosis. Perkembangan katak dimulai dari telur kemudian menetas menjadi berudu. Berudu akan mengalami metamorposis menjadi katak kecil yang selanjutnya akan tumbuh menjadi katak dewasa.
Dalam bentuk berudu (kecebong) hidupnya di air, bernapas dengan insang dan kulit. Katak dewasa biasa hidup di darat, dan bernapas dengan paru-paru dan kulit. Cara pengambilan oksigen dapat melalui kulit dan selaput mulutnya.
Berudu mempunyai tiger pasang insang luar yang letaknya di be-lakang kepala. Insang luar dibentuk dari lembaran-lembaran kulit luar dan banyak mengandung kapiler darah. Dengan menggetarkan insang-insang ini maka pergantian air selalu terjadi dan oksigen yang terlarut dapat berdifusi ke dalam pembuluh-pembuluh kapiler darah. Setelah__ berudu berusia ± 9 hari maka terbentuklah insang dalam. Insang dalam ini juga berfungsi seperti insang luar. (Lihat Gambar dibawah).
alat pernapasan berudu
Setelah katak dewasa, is hidup di darat dan bernapas dengan paru-paru. Kulitnya tipis, banyak menghasi]kan lendir, dan banyak
mengandung kapiler darah. Pada waktu berada di dalam air kulit inilah yang berfungsi untuk bernapas. Oksigen dalam air dapat berdifusi masuk ke dalam pembuluh kapiler darah kulit. (lihat gambar dibawah)
pernapasan pada katak dewasa
Kulit di rahang bawah selalu digerak-gerakkan yang maksudnya untuk memompa udara masuk ke paru-paru. Gelembung paru-paru banyak mengandung kapiler darah. Di situlah terjadi pertukaran gas. Oksigen diserap, karbon dioksida dan uap air dikeluarkan.
Reptil
Reptil bernapas dengan paru-paru. Pengambilan oksigen dan pengeluaran karbondioksida terjadi di dalam paru-paru. Keluar masuknya udara dari dan keluar paru-paru karena adanya gerakan-gerakan dari tulang rusuk. Saluran pernapasan terdiri dari lubang hidung, trakea, bronkus dan paru-paru.
Sistem Pernapasan
Ular memiliki lubang kecil tepat di belakang lidah yang disebut glottis, yang membuka ke trakea, atau tenggorokan. Tidak seperti apa mamalia miliki, glotis reptil selalu tertutup, membentuk celah vertikal, kecuali ular mengambil napas. Sepotong kecil dari tulang rawan hanya di dalam glottis bergetar ketika ular paksa mengusir udara dari paru-paru. Hal ini menghasilkan karakteristik mendesis ular. Ular dapat memperpanjang glotis mereka keluar sisi dari mulut mereka sementara mereka makan, yang memungkinkan untuk respirasi sementara mereka mengkonsumsi item mangsa besar.
Trakea adalah struktur, panjang strawlike didukung oleh cincin tulang rawan. Cincin ini tidak lengkap bahwa ular lebih mirip C daripada O. Sebuah membran tipis melengkapi bagian terbuka C. Konfigurasi ini juga terlihat pada kadal, tetapi fungsi dari cincin tidak lengkap masih belum diketahui. Trakea biasanya berakhir hanya di depan jantung, dan pada titik ini terbagi menjadi dua bronkus utama, saluran udara bahwa udara langsung ke paru-paru baik kiri atau kanan.
Pada kebanyakan ular bronkus kiri singkat berakhir di paru-paru, sisa, atau rudimenter kiri. Kapasitas ukuran dan fungsional paru-paru ini bervariasi tergantung pada spesies. Hal ini dapat selesai dalam beberapa ular air di mana ia digunakan untuk tujuan hidrostatik. Bronkus yang tepat berakhir di paru kanan fungsional.
Ular bernapas terutama oleh kontraksi otot-otot antara tulang rusuk mereka. Tidak seperti mamalia, mereka kekurangan diafragma, otot polos besar bertanggung jawab untuk inspirasi dan ekspirasi antara dada dan perut. Inspirasi merupakan proses aktif (otot kontrak), sedangkan berakhirnya pasif (otot-otot rileks).
Bagian dari paru-paru ular terdekat kepalanya memiliki fungsi pernapasan, ini adalah tempat pertukaran oksigen terjadi. Bagian paru-paru terdekat ekor, terlepas dari ukuran paru-paru, lebih dari sebuah kantung udara. Bagian dalam kantung porsi tersebut terlihat lebih seperti bagian dalam balon dari paru-paru. Tidak ada pertukaran gas pernapasan.
Reptil bernapas dengan paru-paru. Pengambilan oksigen dan pengeluaran karbondioksida terjadi di dalam paru-paru. Keluar masuknya udara dari dan keluar paru-paru karena adanya gerakan-gerakan dari tulang rusuk. Saluran pernapasan terdiri dari lubang hidung, trakea, bronkus dan paru-paru.
Sistem Pernapasan
Ular memiliki lubang kecil tepat di belakang lidah yang disebut glottis, yang membuka ke trakea, atau tenggorokan. Tidak seperti apa mamalia miliki, glotis reptil selalu tertutup, membentuk celah vertikal, kecuali ular mengambil napas. Sepotong kecil dari tulang rawan hanya di dalam glottis bergetar ketika ular paksa mengusir udara dari paru-paru. Hal ini menghasilkan karakteristik mendesis ular. Ular dapat memperpanjang glotis mereka keluar sisi dari mulut mereka sementara mereka makan, yang memungkinkan untuk respirasi sementara mereka mengkonsumsi item mangsa besar.
Trakea adalah struktur, panjang strawlike didukung oleh cincin tulang rawan. Cincin ini tidak lengkap bahwa ular lebih mirip C daripada O. Sebuah membran tipis melengkapi bagian terbuka C. Konfigurasi ini juga terlihat pada kadal, tetapi fungsi dari cincin tidak lengkap masih belum diketahui. Trakea biasanya berakhir hanya di depan jantung, dan pada titik ini terbagi menjadi dua bronkus utama, saluran udara bahwa udara langsung ke paru-paru baik kiri atau kanan.
Pada kebanyakan ular bronkus kiri singkat berakhir di paru-paru, sisa, atau rudimenter kiri. Kapasitas ukuran dan fungsional paru-paru ini bervariasi tergantung pada spesies. Hal ini dapat selesai dalam beberapa ular air di mana ia digunakan untuk tujuan hidrostatik. Bronkus yang tepat berakhir di paru kanan fungsional.
Ular bernapas terutama oleh kontraksi otot-otot antara tulang rusuk mereka. Tidak seperti mamalia, mereka kekurangan diafragma, otot polos besar bertanggung jawab untuk inspirasi dan ekspirasi antara dada dan perut. Inspirasi merupakan proses aktif (otot kontrak), sedangkan berakhirnya pasif (otot-otot rileks).
Bagian dari paru-paru ular terdekat kepalanya memiliki fungsi pernapasan, ini adalah tempat pertukaran oksigen terjadi. Bagian paru-paru terdekat ekor, terlepas dari ukuran paru-paru, lebih dari sebuah kantung udara. Bagian dalam kantung porsi tersebut terlihat lebih seperti bagian dalam balon dari paru-paru. Tidak ada pertukaran gas pernapasan.
Pernafasan pada Burung
Burung mempunyai saluran pernapasan yang terdir atas lubang hidung, trakea, bronkus dan paru-apru. Pada bagian bawah trakea terdapat alat suara disebut siring. Burung mempunyai alat bantu pernapasan yang disebut pundi-pundi udara yang berhubungan dengan paru-paru. Fungsi pundi-pundi udara antara lain untuk membantu pernapasan dan membantu membesarkan rongga siring sehingga dapat memperkeras suara. Proses pernapasan pada burung terjadi sebagai berikut. Jika otot tulang rusuk berkontaksi, tulang rusuk bergerak ke arah depan dan tulang dada bergerak ke bawah. Rongga dada menjadi besar dan tekanannya menurun. Hal ini menyebabkan udara masuk ke dalam paru-paru dan selanjutnya masuk ke dalam pundi-pundi udara. Pada waktu otot tulang rusuk mengendur, tulang rusak bergerak ke arah belakang dan tulang dada bergerak ke arah atas. Rongga dada mengecil dan tekanannya menjadi besar, mengakibatkan udara keluar dari paru-paru. Demikian juga udara dari pundi-pundi udara keluar melalui paru-apru. Pengambilan oksigen oleh paru-paru terjadi pada waktu inspirasi dan ekspirasi. Pertukaran gas hanya terjadi di dalam paru-paru.
Burung mempunyai saluran pernapasan yang terdir atas lubang hidung, trakea, bronkus dan paru-apru. Pada bagian bawah trakea terdapat alat suara disebut siring. Burung mempunyai alat bantu pernapasan yang disebut pundi-pundi udara yang berhubungan dengan paru-paru. Fungsi pundi-pundi udara antara lain untuk membantu pernapasan dan membantu membesarkan rongga siring sehingga dapat memperkeras suara. Proses pernapasan pada burung terjadi sebagai berikut. Jika otot tulang rusuk berkontaksi, tulang rusuk bergerak ke arah depan dan tulang dada bergerak ke bawah. Rongga dada menjadi besar dan tekanannya menurun. Hal ini menyebabkan udara masuk ke dalam paru-paru dan selanjutnya masuk ke dalam pundi-pundi udara. Pada waktu otot tulang rusuk mengendur, tulang rusak bergerak ke arah belakang dan tulang dada bergerak ke arah atas. Rongga dada mengecil dan tekanannya menjadi besar, mengakibatkan udara keluar dari paru-paru. Demikian juga udara dari pundi-pundi udara keluar melalui paru-apru. Pengambilan oksigen oleh paru-paru terjadi pada waktu inspirasi dan ekspirasi. Pertukaran gas hanya terjadi di dalam paru-paru.
Sistem Pernafasan pada Pisces
Ikan hidup berada di lingkungan perairan yang memiliki konsentrasi oksigen yang terlarut rendah yaitu sekitar 5 ml/L pada suhu 20 0 C (Tenzer 1993:94). alat pernafasan yang cocok bagi ikan adalah insang yang sangat efisien untuk mengekstraksi oksigen yang terlarut dalam air. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Setiap insang terdiri dari sepasang filamen dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis yang disebut dengan lamela. Insang ikan merupakan struktur yang mengandung banyak pembuluh darah terutama pada filamen yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan O2 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar.
Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Setiap insang terdiri daripada satu lengkung insang yang bertulang, sebaris sisir insang dan dua baris filamen insang yang lembut. Sisir insang mencegah sebarang objek keras daripada memasuki insang dan merosakkan filamen insang. Setiap filamen insang dibekalkan dengan banyak kapilari darah. Filamen insang memberikan satu ruang permukaan yang besar untuk pertukaran gas. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen, dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan 02 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum, sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum.
Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Untuk menyimpan cadangan 02, selain dengan labirin, ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung.
Sisi dalam lengkung terdapat rigi-rigi insang yang fungsinya sebagai penyaring air pernafasan. Lengkung insang dilekati setangkup filamen insang yang berbentuk seperti buku pada sisi lateralnya. Pada filamennya, lamela mengandung epitel pipih dan kapiler darah yang merupakan percabangan dari arteri brankhialis baik afferen maupun yang efferen yang arah aliran darahnya berlawanan dengan arah aliran air yang melintasi insang. Mekanisme pernafasan pada ikan melalui dua tahap yaitu tahap inspirasi dan ekspirasi. Fase inspirasi, 02 dari air masuk ke dalam insang melalui mulut. Gerakan operkulum membantu memperbesar rongga mulut, pada ikan yang tidak memiliki operkulum cara memperbesar mulut adalah dengan menurunkan dan menaikkan dasar mulut. Kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Sebaliknya pada fase ekspirasi, CO2 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. Pada beberapa ikan yang hidup di tempat-tempat dengan sedikit air, ikan tersebut memiliki organ bantu pernafasan seperti gelembung renang yang bisa menggantikan insang sebagai organ pernafasan utama. Gelembung renang (pneumatosis) pada ikan adalah sebuah gelembung yang berselaput tipis dan terletak diantara rongga perut dan kolumna vertebralis.
Struktur ini terjadi dari penonjolan dinding dorsal faring. Gelembung renang memiliki saluran penghubung dengan esofagus yang disebut dengan fisostomi, sedangkan gelembung renang yang tidak dilengkapi dengan saluran penghubung disebut dengan fisoklisti. Gelembung renang berisi campuran gas oksigen, nitrogen dan karbondioksida yang masuk dan keluar melalui saluran penghubung dengan esofagus (duktus pneumatikus). Fungsi utama dari gelembung renang adalah sebagai alat untuk dapat naik turun di dalam air. Ikan Dipnoi memiliki paru-paru yang sebenarnya. Berbeda dengan gelembung renang, paru-paru tersebut merupakan penonjolan dinding ventral faring. Meskipun paru-paru ini masih primitif, namun menjadi pelengkap pernafasan ikan selain insang. Bahkan ikan Dipnoi dapat bertahan hidup di luar air dalam waktu yang panjang. Paru-paru yang dimiliki menjadi alat atau organ pernapasan yang utama. Struktur paru-paru Dipnoi masih sangat sederhana, dindingnya licin, berotot lurik dan mengandung anyaman pembuluh darah dan memiliki saluran penghubung dengan faring untuk keluar masuknya udara pernafasan.
Ikan hidup berada di lingkungan perairan yang memiliki konsentrasi oksigen yang terlarut rendah yaitu sekitar 5 ml/L pada suhu 20 0 C (Tenzer 1993:94). alat pernafasan yang cocok bagi ikan adalah insang yang sangat efisien untuk mengekstraksi oksigen yang terlarut dalam air. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Setiap insang terdiri dari sepasang filamen dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis yang disebut dengan lamela. Insang ikan merupakan struktur yang mengandung banyak pembuluh darah terutama pada filamen yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan O2 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar.
Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Setiap insang terdiri daripada satu lengkung insang yang bertulang, sebaris sisir insang dan dua baris filamen insang yang lembut. Sisir insang mencegah sebarang objek keras daripada memasuki insang dan merosakkan filamen insang. Setiap filamen insang dibekalkan dengan banyak kapilari darah. Filamen insang memberikan satu ruang permukaan yang besar untuk pertukaran gas. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen, dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan 02 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum, sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum.
Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Untuk menyimpan cadangan 02, selain dengan labirin, ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung.
Sisi dalam lengkung terdapat rigi-rigi insang yang fungsinya sebagai penyaring air pernafasan. Lengkung insang dilekati setangkup filamen insang yang berbentuk seperti buku pada sisi lateralnya. Pada filamennya, lamela mengandung epitel pipih dan kapiler darah yang merupakan percabangan dari arteri brankhialis baik afferen maupun yang efferen yang arah aliran darahnya berlawanan dengan arah aliran air yang melintasi insang. Mekanisme pernafasan pada ikan melalui dua tahap yaitu tahap inspirasi dan ekspirasi. Fase inspirasi, 02 dari air masuk ke dalam insang melalui mulut. Gerakan operkulum membantu memperbesar rongga mulut, pada ikan yang tidak memiliki operkulum cara memperbesar mulut adalah dengan menurunkan dan menaikkan dasar mulut. Kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Sebaliknya pada fase ekspirasi, CO2 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. Pada beberapa ikan yang hidup di tempat-tempat dengan sedikit air, ikan tersebut memiliki organ bantu pernafasan seperti gelembung renang yang bisa menggantikan insang sebagai organ pernafasan utama. Gelembung renang (pneumatosis) pada ikan adalah sebuah gelembung yang berselaput tipis dan terletak diantara rongga perut dan kolumna vertebralis.
Struktur ini terjadi dari penonjolan dinding dorsal faring. Gelembung renang memiliki saluran penghubung dengan esofagus yang disebut dengan fisostomi, sedangkan gelembung renang yang tidak dilengkapi dengan saluran penghubung disebut dengan fisoklisti. Gelembung renang berisi campuran gas oksigen, nitrogen dan karbondioksida yang masuk dan keluar melalui saluran penghubung dengan esofagus (duktus pneumatikus). Fungsi utama dari gelembung renang adalah sebagai alat untuk dapat naik turun di dalam air. Ikan Dipnoi memiliki paru-paru yang sebenarnya. Berbeda dengan gelembung renang, paru-paru tersebut merupakan penonjolan dinding ventral faring. Meskipun paru-paru ini masih primitif, namun menjadi pelengkap pernafasan ikan selain insang. Bahkan ikan Dipnoi dapat bertahan hidup di luar air dalam waktu yang panjang. Paru-paru yang dimiliki menjadi alat atau organ pernapasan yang utama. Struktur paru-paru Dipnoi masih sangat sederhana, dindingnya licin, berotot lurik dan mengandung anyaman pembuluh darah dan memiliki saluran penghubung dengan faring untuk keluar masuknya udara pernafasan.
Jumat, 18 November 2011
PENGERTIAN GARIS LURUS
Sebelum memahami pengertian persamaan garis lurus, ada baiknya kamu mengingat kembali materi tentang koordinat Cartesius persamaan garis lurus selalu digambarkan dalam koordinat Cartesius.
1. Koordinat Cartesius
Pada bab sebelumnya, kamu telah mengenal tentang bidang Cartesius. Coba kamu perhatikan Gambar 3.1 dengan seksama. Gambar tersebut menunjukkan bidang koordinat Cartesius yang memiliki sumbu mendatar (disebut sumbu-x) dan sumbu tegak (disebut sumbu-y). Titik potong kedua sumbu tersebut dinamakan titik asal atau titik pusat koordinat. Pada Gambar 3.1, titik pusat koordinat Cartesius ditunjukkan oleh titik O (0, 0). Sekarang, bagaimana menggambar titik atau garis pada bidang koordinat Cartesius?
a. Menggambar Titik pada Koordinat Cartesius
Setiap titik pada bidang koordinat Cartesius dinyatakan dengan pasangan berurutan x dan y, di mana x merupakan koordinat sumbu-x (disebut absis) dan y merupakan koordinat sumbu-y (disebut ordinat). Jadi, titik pada bidang koordinat Cartesius dapat dituliskan (x, y). Pada Gambar 3.2 , terlihat ada 6 buah titik koordinat pada bidang koordinat Cartesius. Dengan menggunakan aturan penulisan titik koordinat, keenam titik tersebut dapat dituliskan dalam bentuk sebagai berikut.
b. Menggambar Garis pada Koordinat Cartesius
Kamu telah memahami bagaimana menggambar titik pada bidang koordinat Cartesius. Sekarang bagaimana menggambar garis lurus pada bidang yang sama? Coba perhatikan Gambar 3.3
Perlu diingat, garis lurus adalah kumpulan titik-titik yang letaknya sejajar. Dari Gambar 3.3(a) , terlihat bahwa titik-titik P, Q, R, S, T, dan U memiliki letak yang sejajar dengan suatu garis lurus, misalkan garis k, seperti yang digambarkan pada Gambar 3.3(b). Sebuah garis lurus dapat terbentuk dengan syarat sedikitnya ada dua titik pada bidang koordinat Cartesius.
2. Menggambar Persamaan Garis Lurus
Persamaan garis lurus adalah suatu persamaan yang jika digambarkan ke dalam bidang koordinat Cartesius akan membentuk sebuah garis lurus.
Cara menggambar persamaan garis lurus adalah dengan menentukan nilai x atau y secara acak. Perlu diingat bahwa dua titik sudah cukup untuk membuat garis lurus pada bidang koordinat Cartesius.
B. GRADIEN
1. Pengertian Gradien
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan gradien? Lereng gunung memiliki kemiringan tanah yang tidak sama, ada yang curam ada juga yang landai. Sama halnya dengan garis yang memiliki kemiringan tertentu. Tingkat kemiringan garis inilah yang disebut gradien.
Nilai tetap atau konstanta dari perbandingan ordinat dan absis ini disebut sebagai gradien. Biasanya gradien dilambangkan dengan m.
Atau dengan kata lain Gradien suatu garis adalah bilangan yang menyatakan kecondongan suatu garis yang merupakan perbandingan antara komponen y dan komponen x.
2. Perhitungan Gradien
Ada berbagai cara untuk menghitung gradien dari suatu persamaan garis. Hal ini bergantung pada letak titik koordinat dan bentuk persamaan garis yang diberikan. Berikut ini akan diuraikan cara menghitung gradien berdasarkan titik koordinat atau bentuk persamaan garis.
a. Menghitung Gradien pada Persamaan Garis y = mx
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gradien suatu garis dapat ditentukan melalui perbandingan antara ordinat dan absis sehingga dapat ditulis sebagai berikut.
[\left (gradien = \frac{ordinat}{absis} \right )]
[\left (m = \frac{y}{x} \right )]
[\left (y = m x \right )]
Dari uraian ini terlihat bahwa nilai gradien dalam suatu persamaan garis sama dengan besar nilai konstanta m yang terletak di depan variabel x, dengan syarat, persamaan garis tersebut diubah terlebih dahulu ke dalam bentuk y = mx.
Garis dengan persamaan y = mx memiliki gradien m.
b. Menghitung Gradien Persamaan Garis y = mx + c
Sama halnya dengan perhitungan gradien pada persamaan garis y = mx, perhitungan gradien pada garis y = mx + c dilakukan dengan cara menentukan nilai konstanta di depan variabel x.
Garis dengan persamaan y = mx + c memiliki gradien m.
c. Menghitung Gradien pada Persamaan Garis ax+b+c=0
Sama seperti sebelumnya, gradien pada persamaan garis ax + by + c = 0 dapat ditentukan dengan cara mengubah terlebih dahulu persamaan garis tersebut ke dalam bentuk y = mx + c. Kemudian, nilai gradien diperoleh dari nilai konstanta m di depan variabel x.
Gradien garis dengan persamaan ax + by = c adalah
[\mathbf{{\color{blue} -\frac{b}{a}}}]
d. Menghitung Gradien yang melalui dua titik
Rumus umum untuk mencari gradient pada garis yang melalui dua titik, sebagai berikut.
[m=\frac{\Delta x}{\Delta y}=\frac{y_{2}-y_{1}}{x_{2}-x_{1}}]
Catatan:
Selisih antara dua bilangan [x_{1} \; dan \; x_{2}] dinotasikan dengan [\Delta x=x_{1}-x_{2}]
3. Sifat-sifat Gradien
a. Gradien Garis yang Sejajar dengan Sumbu-X
Jika garis sejajar dengan sumbu- x maka nilai gradiennya adalah nol.
b. Gradien Garis yang Sejajar dengan Sumbu- Y
Jika garis sejajar dengan sumbu-y maka garis tersebut tidak memiliki gradien.
c. Gradient Dua Garis yang Sejajar
Setiap garis yang sejajar memiliki gradien yang sama.
d. Gradien Dua Garis yang Tegak Lurus
Hasil kali antara dua gradien dari garis yang saling tegak lurus adalah –1.
C. MENENTUKAN PERSAMAAN GARIS LURUS
Masih ingatkah kamu tentang gradien yang diperoleh dari perbandingan ordinat dan absis? Bentuk tersebut dapat dituliskan sebagai berikut.
[\left (gradien = \frac{ordinat}{absis} \right )]
[\left (m = \frac{y}{x} \right )]
[\left (y = m x \right )]
Bentuk y = mx merupakan bentuk persamaan garis lurus sederhana. Dikatakan sebagai bentuk sederhana karena garis yang dibentuk oleh persamaan garis tersebut selalu melalui titik pusat koordinat.
Adapun bentuk umum dari persamaan garis lurus dapat dituliskan sebagai berikut.
y = mx+c
Persamaan garis ini hampir sama dengan bentuk sederhananya, namun diberi tambahan konstanta (diberi lambang c). Hal ini menunjukkan bahwa garis yang dibentuk oleh persamaan garis tersebut tidak akan melalui titik O(0, 0).
Setelah kamu memahami bentuk sederhana dan bentuk umum persamaan garis, berikut ini akan diuraikan bagaimana menentukan sebuah persamaan garis dari titik koordinat atau gradien.
1.Persamaan Garis yang Melalui Sebuah Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dengan Gradien m
Persamaan garis yang melalui titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan bergradien m adalah [y-y_{1}=m\left (x-x_{1} \right )]
2.Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan Sejajar Garis y = mx+c
Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan sejajar Garis y = mx adalah [y-y_{1}=m\left (x-x_{1} \right )]
.
3. Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan Tegak Lurus Garis y = mx +c
Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan sejajar Garis y = mx +c adalah
[y-y_{1}=-\frac{1}{m}\left (x-x_{1} \right )]
4. Persamaan Garis yang Melalui Dua Titik Sembarang [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan [\left \{ x_{2},y_{2} \right \}]
Persamaan garis yang melalui dua titik dapat diselesaikan dengan substitusi ke fungsi linear y = ax + b.
Persamaan Garis yang Melalui Dua Titik Sembarang A [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan B [\left \{ x_{2},y_{2} \right \}] adalah
[y-y_{1}=\frac{y_{2}-y_{1}}{x_{2}-x_{1}}\left (x-x_{1} \right )]
Atau dapat dituliskan [\frac{y-y_{1}}{y_{2}-y_{1}}=\frac{x-x_{1}}{x_{2}-x_{1}}]
D. MENENTUKAN TITIK POTONG DUA GARIS
1. Kedudukan Dua Garis pada Bidang
Ada dua macam kedudukan dua garis pada bidang, yaitu sejajar dan berpotongan.
Dua garis sejajar tidak akan berpotongan di satu titik tertentu meski diperpanjang sampai tak berhingga. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tidak ada titik potong antara dua garis yang sejajar.
2. Menentukan Koordinat Titik Potong Dua Garis
Ada dua cara yang dapat digunakan dalam menentukan koordinat titik potong persamaan garis lurus, yaitu cara menggambar (cara grafikk) dan cara substitusi.
a. Cara Grafik
Dengan cara ini, dua persamaan garis digambar ke dalam bidang koordinat Cartesius sehingga koordinat titik potong kedua garis tersebut dapat dilihat dari gambar.
b. Cara Substitusi
Dengan cara substitusi, salah satu variabel dari persamaan garis yang diketahui dimasukkan (disubstitusikan) ke dalam variabel yang sama dari persamaan garis yang lain.
Sebelum memahami pengertian persamaan garis lurus, ada baiknya kamu mengingat kembali materi tentang koordinat Cartesius persamaan garis lurus selalu digambarkan dalam koordinat Cartesius.
1. Koordinat Cartesius
Pada bab sebelumnya, kamu telah mengenal tentang bidang Cartesius. Coba kamu perhatikan Gambar 3.1 dengan seksama. Gambar tersebut menunjukkan bidang koordinat Cartesius yang memiliki sumbu mendatar (disebut sumbu-x) dan sumbu tegak (disebut sumbu-y). Titik potong kedua sumbu tersebut dinamakan titik asal atau titik pusat koordinat. Pada Gambar 3.1, titik pusat koordinat Cartesius ditunjukkan oleh titik O (0, 0). Sekarang, bagaimana menggambar titik atau garis pada bidang koordinat Cartesius?
a. Menggambar Titik pada Koordinat Cartesius
Setiap titik pada bidang koordinat Cartesius dinyatakan dengan pasangan berurutan x dan y, di mana x merupakan koordinat sumbu-x (disebut absis) dan y merupakan koordinat sumbu-y (disebut ordinat). Jadi, titik pada bidang koordinat Cartesius dapat dituliskan (x, y). Pada Gambar 3.2 , terlihat ada 6 buah titik koordinat pada bidang koordinat Cartesius. Dengan menggunakan aturan penulisan titik koordinat, keenam titik tersebut dapat dituliskan dalam bentuk sebagai berikut.
b. Menggambar Garis pada Koordinat Cartesius
Kamu telah memahami bagaimana menggambar titik pada bidang koordinat Cartesius. Sekarang bagaimana menggambar garis lurus pada bidang yang sama? Coba perhatikan Gambar 3.3
Perlu diingat, garis lurus adalah kumpulan titik-titik yang letaknya sejajar. Dari Gambar 3.3(a) , terlihat bahwa titik-titik P, Q, R, S, T, dan U memiliki letak yang sejajar dengan suatu garis lurus, misalkan garis k, seperti yang digambarkan pada Gambar 3.3(b). Sebuah garis lurus dapat terbentuk dengan syarat sedikitnya ada dua titik pada bidang koordinat Cartesius.
2. Menggambar Persamaan Garis Lurus
Persamaan garis lurus adalah suatu persamaan yang jika digambarkan ke dalam bidang koordinat Cartesius akan membentuk sebuah garis lurus.
Cara menggambar persamaan garis lurus adalah dengan menentukan nilai x atau y secara acak. Perlu diingat bahwa dua titik sudah cukup untuk membuat garis lurus pada bidang koordinat Cartesius.
B. GRADIEN
1. Pengertian Gradien
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan gradien? Lereng gunung memiliki kemiringan tanah yang tidak sama, ada yang curam ada juga yang landai. Sama halnya dengan garis yang memiliki kemiringan tertentu. Tingkat kemiringan garis inilah yang disebut gradien.
Nilai tetap atau konstanta dari perbandingan ordinat dan absis ini disebut sebagai gradien. Biasanya gradien dilambangkan dengan m.
Atau dengan kata lain Gradien suatu garis adalah bilangan yang menyatakan kecondongan suatu garis yang merupakan perbandingan antara komponen y dan komponen x.
2. Perhitungan Gradien
Ada berbagai cara untuk menghitung gradien dari suatu persamaan garis. Hal ini bergantung pada letak titik koordinat dan bentuk persamaan garis yang diberikan. Berikut ini akan diuraikan cara menghitung gradien berdasarkan titik koordinat atau bentuk persamaan garis.
a. Menghitung Gradien pada Persamaan Garis y = mx
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gradien suatu garis dapat ditentukan melalui perbandingan antara ordinat dan absis sehingga dapat ditulis sebagai berikut.
[\left (gradien = \frac{ordinat}{absis} \right )]
[\left (m = \frac{y}{x} \right )]
[\left (y = m x \right )]
Dari uraian ini terlihat bahwa nilai gradien dalam suatu persamaan garis sama dengan besar nilai konstanta m yang terletak di depan variabel x, dengan syarat, persamaan garis tersebut diubah terlebih dahulu ke dalam bentuk y = mx.
Garis dengan persamaan y = mx memiliki gradien m.
b. Menghitung Gradien Persamaan Garis y = mx + c
Sama halnya dengan perhitungan gradien pada persamaan garis y = mx, perhitungan gradien pada garis y = mx + c dilakukan dengan cara menentukan nilai konstanta di depan variabel x.
Garis dengan persamaan y = mx + c memiliki gradien m.
c. Menghitung Gradien pada Persamaan Garis ax+b+c=0
Sama seperti sebelumnya, gradien pada persamaan garis ax + by + c = 0 dapat ditentukan dengan cara mengubah terlebih dahulu persamaan garis tersebut ke dalam bentuk y = mx + c. Kemudian, nilai gradien diperoleh dari nilai konstanta m di depan variabel x.
Gradien garis dengan persamaan ax + by = c adalah
[\mathbf{{\color{blue} -\frac{b}{a}}}]
d. Menghitung Gradien yang melalui dua titik
Rumus umum untuk mencari gradient pada garis yang melalui dua titik, sebagai berikut.
[m=\frac{\Delta x}{\Delta y}=\frac{y_{2}-y_{1}}{x_{2}-x_{1}}]
Catatan:
Selisih antara dua bilangan [x_{1} \; dan \; x_{2}] dinotasikan dengan [\Delta x=x_{1}-x_{2}]
3. Sifat-sifat Gradien
a. Gradien Garis yang Sejajar dengan Sumbu-X
Jika garis sejajar dengan sumbu- x maka nilai gradiennya adalah nol.
b. Gradien Garis yang Sejajar dengan Sumbu- Y
Jika garis sejajar dengan sumbu-y maka garis tersebut tidak memiliki gradien.
c. Gradient Dua Garis yang Sejajar
Setiap garis yang sejajar memiliki gradien yang sama.
d. Gradien Dua Garis yang Tegak Lurus
Hasil kali antara dua gradien dari garis yang saling tegak lurus adalah –1.
C. MENENTUKAN PERSAMAAN GARIS LURUS
Masih ingatkah kamu tentang gradien yang diperoleh dari perbandingan ordinat dan absis? Bentuk tersebut dapat dituliskan sebagai berikut.
[\left (gradien = \frac{ordinat}{absis} \right )]
[\left (m = \frac{y}{x} \right )]
[\left (y = m x \right )]
Bentuk y = mx merupakan bentuk persamaan garis lurus sederhana. Dikatakan sebagai bentuk sederhana karena garis yang dibentuk oleh persamaan garis tersebut selalu melalui titik pusat koordinat.
Adapun bentuk umum dari persamaan garis lurus dapat dituliskan sebagai berikut.
y = mx+c
Persamaan garis ini hampir sama dengan bentuk sederhananya, namun diberi tambahan konstanta (diberi lambang c). Hal ini menunjukkan bahwa garis yang dibentuk oleh persamaan garis tersebut tidak akan melalui titik O(0, 0).
Setelah kamu memahami bentuk sederhana dan bentuk umum persamaan garis, berikut ini akan diuraikan bagaimana menentukan sebuah persamaan garis dari titik koordinat atau gradien.
1.Persamaan Garis yang Melalui Sebuah Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dengan Gradien m
Persamaan garis yang melalui titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan bergradien m adalah [y-y_{1}=m\left (x-x_{1} \right )]
2.Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan Sejajar Garis y = mx+c
Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan sejajar Garis y = mx adalah [y-y_{1}=m\left (x-x_{1} \right )]
.
3. Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan Tegak Lurus Garis y = mx +c
Persamaan Garis yang Melalui Titik [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan sejajar Garis y = mx +c adalah
[y-y_{1}=-\frac{1}{m}\left (x-x_{1} \right )]
4. Persamaan Garis yang Melalui Dua Titik Sembarang [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan [\left \{ x_{2},y_{2} \right \}]
Persamaan garis yang melalui dua titik dapat diselesaikan dengan substitusi ke fungsi linear y = ax + b.
Persamaan Garis yang Melalui Dua Titik Sembarang A [\left \{ x_{1},y_{1} \right \}] dan B [\left \{ x_{2},y_{2} \right \}] adalah
[y-y_{1}=\frac{y_{2}-y_{1}}{x_{2}-x_{1}}\left (x-x_{1} \right )]
Atau dapat dituliskan [\frac{y-y_{1}}{y_{2}-y_{1}}=\frac{x-x_{1}}{x_{2}-x_{1}}]
D. MENENTUKAN TITIK POTONG DUA GARIS
1. Kedudukan Dua Garis pada Bidang
Ada dua macam kedudukan dua garis pada bidang, yaitu sejajar dan berpotongan.
Dua garis sejajar tidak akan berpotongan di satu titik tertentu meski diperpanjang sampai tak berhingga. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tidak ada titik potong antara dua garis yang sejajar.
2. Menentukan Koordinat Titik Potong Dua Garis
Ada dua cara yang dapat digunakan dalam menentukan koordinat titik potong persamaan garis lurus, yaitu cara menggambar (cara grafikk) dan cara substitusi.
a. Cara Grafik
Dengan cara ini, dua persamaan garis digambar ke dalam bidang koordinat Cartesius sehingga koordinat titik potong kedua garis tersebut dapat dilihat dari gambar.
b. Cara Substitusi
Dengan cara substitusi, salah satu variabel dari persamaan garis yang diketahui dimasukkan (disubstitusikan) ke dalam variabel yang sama dari persamaan garis yang lain.
Selasa, 08 November 2011
Karya sastra adalah hasil cipta, rasa, dan karsa manusia dalam bentuk seni.
Macam-macam karya sastra : 1. Puisi
2. Prosa (karangan yang berbentuk cerita)
3. Drama
Unsur-unsur karya sastra :
1. Instrinsik = unsur yang membangun karya sastra dari dalam cerita.
a. Amanat atau tema
b. Alur atau plot
c. Penokohan dan perwatakan
d. Latar atau setting
e. Sudut pandang pengarang atau point of view
f. Gaya bahasa atau majas
Macam-macam karya sastra : 1. Puisi
2. Prosa (karangan yang berbentuk cerita)
3. Drama
Unsur-unsur karya sastra :
1. Instrinsik = unsur yang membangun karya sastra dari dalam cerita.
a. Amanat atau tema
b. Alur atau plot
c. Penokohan dan perwatakan
d. Latar atau setting
e. Sudut pandang pengarang atau point of view
f. Gaya bahasa atau majas
Drama adalah suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani). Sedangkan dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalan suatu tingkah laku, mimik dan perbuatan. Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di mana sandi adalah rahasia dan wara adalah pelajaran. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon.
Macam-Macam Drama Berdasarkan Isi Kandungan Cerita :
1. Drama Komedi
Drama komedi adalah drama yang lucu dan menggelitik penuh keceriaan.
2. Drama Tragedi
Drama tragedi adalah drama yang ceritanya sedih penuh kemalangan.
3. Drama Tragedi Komedi
Drama tragedi-komedi adalah drama yang ada sedih dan ada lucunya.
4. Opera
Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian.
5. Lelucon / Dagelan
Lelucon adalah drama yang lakonnya selalu bertingkah pola jenaka merangsang gelak tawa
penonton.
6. Operet / Operette
Operet adalah opera yang ceritanya lebih pendek.
7. Pantomim
Pantomim adalah drama yang ditampilkan dalam bentuk gerakan tubuh atau bahasa isyarat
tanpa pembicaraan.
8. Tablau
Tablau adalah drama yang mirip pantomim yang dibarengi oleh gerak-gerik anggota tubuh
dan mimik wajah pelakunya.
9. Passie
Passie adalah drama yang mengandung unsur agama / relijius.
10. Wayang
Wayang adalah drama yang pemain dramanya adalah boneka wayang. Dan lain sebagainya.
Macam-Macam Drama Berdasarkan Isi Kandungan Cerita :
1. Drama Komedi
Drama komedi adalah drama yang lucu dan menggelitik penuh keceriaan.
2. Drama Tragedi
Drama tragedi adalah drama yang ceritanya sedih penuh kemalangan.
3. Drama Tragedi Komedi
Drama tragedi-komedi adalah drama yang ada sedih dan ada lucunya.
4. Opera
Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian.
5. Lelucon / Dagelan
Lelucon adalah drama yang lakonnya selalu bertingkah pola jenaka merangsang gelak tawa
penonton.
6. Operet / Operette
Operet adalah opera yang ceritanya lebih pendek.
7. Pantomim
Pantomim adalah drama yang ditampilkan dalam bentuk gerakan tubuh atau bahasa isyarat
tanpa pembicaraan.
8. Tablau
Tablau adalah drama yang mirip pantomim yang dibarengi oleh gerak-gerik anggota tubuh
dan mimik wajah pelakunya.
9. Passie
Passie adalah drama yang mengandung unsur agama / relijius.
10. Wayang
Wayang adalah drama yang pemain dramanya adalah boneka wayang. Dan lain sebagainya.
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya aktif melakukan sesuatu. Sedangkan kalimat pasif adalah kalimat subjeknya dikenai sesuatu.
Contoh:
Kalimat aktif: Rani sedang menyiram tanaman.
Kalimat pasif: Tanaman sedang disiram Rani.
Kalimat aktif: Danu membeli buku pelajaran.
Kalimat pasif: Buku pelajaran dibeli Danu.
Kalimat aktif: Kakak sedang membaca buku.
Kalimat pasif: Buku sedang dibaca Kakak.
Contoh:
Kalimat aktif: Rani sedang menyiram tanaman.
Kalimat pasif: Tanaman sedang disiram Rani.
Kalimat aktif: Danu membeli buku pelajaran.
Kalimat pasif: Buku pelajaran dibeli Danu.
Kalimat aktif: Kakak sedang membaca buku.
Kalimat pasif: Buku sedang dibaca Kakak.
Jumat, 04 November 2011
recount text
Dear Tirta
Hi...???How are you????I hope you and your family always fine.As I sat in class VII, I and my friends went to Pasru Pimple Out Bound place in "Agro Royal Family".
We are accompanied by our teachers are: Mrs. Lely, Mrs Ninis, Mrs Avi, Mrs Erni and Mr. Rozi. We depart from school at 6:45, we started using ELF.
On the way I just listen to music I am also joking laughter with friends. Inside the vehicle I also had to take pictures with friends. There were also my friend who is vomiting. Then he went straight to bed, his name is Vita. Not long after we had arrived at their destination and direct photographs together again. Then our brothers introduced with our guides, including: Mr Doni, Mrs Selly, Mr Mince, Mr Andik, Mrs Tia. After that we made a group, a group with me is Caca, Astari, and Dinda.
After that we started the warming that is the first Sat Sib Sub in this game we need speed.
After that followed with the game Lucky Luck, the game is also required speed in a name.
After that, immediately followed by a game of Spider Nets. In this game I can finish the group well. In this game needs a good strategy.
Then we continue with the game paralon Empty. But before that we ate beforehand bark.
After that followed a bomb game in this game we have to take a bomb that is in the plastic gutter filled with water ways.
Then continued by playing Boat Donuts, and followed by a swim in the pool. But before we break it first. Then proceed with the game Flaying the Fox. then we went home. But the journey we stopped for a moment to buy durian but I do not buy because of my family including myself also do not like durian. Then we got to school and pick me in with my dad.
I hope you replay my latter and tell me about your experience.
Your Friend
Catrin
Hi...???How are you????I hope you and your family always fine.As I sat in class VII, I and my friends went to Pasru Pimple Out Bound place in "Agro Royal Family".
We are accompanied by our teachers are: Mrs. Lely, Mrs Ninis, Mrs Avi, Mrs Erni and Mr. Rozi. We depart from school at 6:45, we started using ELF.
On the way I just listen to music I am also joking laughter with friends. Inside the vehicle I also had to take pictures with friends. There were also my friend who is vomiting. Then he went straight to bed, his name is Vita. Not long after we had arrived at their destination and direct photographs together again. Then our brothers introduced with our guides, including: Mr Doni, Mrs Selly, Mr Mince, Mr Andik, Mrs Tia. After that we made a group, a group with me is Caca, Astari, and Dinda.
After that we started the warming that is the first Sat Sib Sub in this game we need speed.
After that followed with the game Lucky Luck, the game is also required speed in a name.
After that, immediately followed by a game of Spider Nets. In this game I can finish the group well. In this game needs a good strategy.
Then we continue with the game paralon Empty. But before that we ate beforehand bark.
After that followed a bomb game in this game we have to take a bomb that is in the plastic gutter filled with water ways.
Then continued by playing Boat Donuts, and followed by a swim in the pool. But before we break it first. Then proceed with the game Flaying the Fox. then we went home. But the journey we stopped for a moment to buy durian but I do not buy because of my family including myself also do not like durian. Then we got to school and pick me in with my dad.
I hope you replay my latter and tell me about your experience.
Your Friend
Catrin
Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.
1. Karangan Narasi : karangan yang berbentuk cerita
2. Karangan Diskripsi : karangan yang melukiskan sesuatu
3. Karangan Argumentasi : karanga yang berbentuk pendapat
4. Karangan Persuasi : karangan yang berbentuk pendapat disertai denagn bukti dan alasan
yang akurat dengan tujuan untuk meyakinkan perkara.
5. Karangan Eksposisi : karangan yang berbentuk paparan
1. Karangan Narasi : karangan yang berbentuk cerita
2. Karangan Diskripsi : karangan yang melukiskan sesuatu
3. Karangan Argumentasi : karanga yang berbentuk pendapat
4. Karangan Persuasi : karangan yang berbentuk pendapat disertai denagn bukti dan alasan
yang akurat dengan tujuan untuk meyakinkan perkara.
5. Karangan Eksposisi : karangan yang berbentuk paparan
Reduplikasi atau perulangan adalah proses pengulangan kata atau unsur kata. Reduplikasi juga merupakan proses penurunan kata dengan perulangan utuh maupun sebagian.
Reduplikasi dibedakan menjadi 4:
1. Reduplikasi penuh atau murni(dwilingga)
contoh:meja-meja,kursi-kursi
2. Reduplikasi sebagian (dwipurwa)
contoh:lelaki,tetangga
3. Reduplikasi berimbuhan
contoh:mobil-mobilan,kebiru-biruan
4. Reduplikasi perubahan bunyi
contoh:sayur-mayur,mondar-mandir
Reduplikasi dibedakan menjadi 4:
1. Reduplikasi penuh atau murni(dwilingga)
contoh:meja-meja,kursi-kursi
2. Reduplikasi sebagian (dwipurwa)
contoh:lelaki,tetangga
3. Reduplikasi berimbuhan
contoh:mobil-mobilan,kebiru-biruan
4. Reduplikasi perubahan bunyi
contoh:sayur-mayur,mondar-mandir
Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota, jalan,dan sebagainya.Membaca denah mempunyai langkah-langkah sebagai berikut:
1. Baca judulnya.
2. Lihat dan baca semua informasi atau keterangan yang ada.
3. Baca denah secara menyeluruh.
Contoh denah:
1. Baca judulnya.
2. Lihat dan baca semua informasi atau keterangan yang ada.
3. Baca denah secara menyeluruh.
Contoh denah:
Surat dinas merupakan surat yang dibuat instansi ke seseorang atau dari instansi ke instansi lainnya.
Contoh dari surat dinas:
Contoh dari surat dinas:
Laporan
Laporan adalah karangan yang berisikan paparan peristiwa atau kegiatan yang telah dilakukan. Laporan dapat berupa laporan perjalanan,laporan kegiatan atau laporan pengamatan.Laporan dapat disampaikan secara tertulis ataupun lisan.
Menganalisis laporan adalah suatu kajian atau penelitian terhadap laporan.Penelitian atau kajian dapat meliputi kegiatan:
1. Memahami isi laporan secara benyuk, isi, maupun kebahasaan.
2. Mengurangi secara detail/rinci isi laporan.
3. Memberikan suatu pandangan atau pendapat terhdap laporan berdasarkan suatu teori atau definisi (reverensial)
Contoh laporan kegiatan:
Laporan Outbound
Saat saya duduk dikelas VII, saya dan teman-teman pergi Out Bound ke Pasru Jambe tempatnya di “Agrowisata Royal Family”.
Kami di temani dengan guru-guru kami diantaranya: Bu Lely, Bu Ninis, Bu Erni Bu Avid dan Mr Rozi. Kami berangkat dari sekolah pukul 06.45, kami berangkat menggunakan ELF.
Di perjalanan saya hanya mendengarkan music sayajuga bercanda tawa dengan teman-teman. Di dalam kendaraan saya juga sempat berfoto-foto bersama teman-teman. Saat itu juga ada teman saya yang muntah. Kemudian ia langsung tidur, namanya Vita. Tidak lama kemudian kami pun sampai di tempat tujuan dan langsung foto-foto bersama lagi. Kemudian kami diprkenalkan dengan kakak-kakak pemandu kami,diantaranya: Kak Doni, kak Selly, kak Mince, kak Andik, kak Tia. Setelah itu kami membuat kelompok, yang berkelompok bersama saya adalah Caca, Astari, dan Dinda.
Setelah itu kami pun memulai pemanasan yaitu yang pertama Sab Sib Sub di permainan ini kami membutuhkan kecepatan.
Setelah itu dilanjutkan dengan permainan Lucky Luck, di permainan ini juga dibutuhkan kecepatan dalam menyebutkan sebuah nama.
Setelah itu langsung dilanjutkan dengan permainan Jaring Laba-Laba. Dalam permainan ini kelompok saya dapat menyelesaikannya dengan baik. Dalam permainan ini dibutuhkan strategi yang baik.
Kemudian kami melanjutkan dengan permainan Paralon Kosong. Tetapi sebelum itu kami memakan salak terlebih dahulu.
Setelah itu dilanjutkan dengan permainan Bom di permainan ini kami harus mengambil bom yang ada di dalam paralon dengan cara diisi dengan air.
Kemudian dilanjutkan dengan bermain Perahu Donat, dan dilanjutkan dengan berenang di kolam renang. Tetapi sebelum itu kami istirahat terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan permainan Flaying Fox. kemudian kami pun pulang. Tetapi di perjalan kami berhenti sejenak untuk membeli durian tetapi saya tidak membeli karna keluarga saya termasuk saya juga tidak suka durian. Kemudian kami sampai di sekolah dan saya di jemput dengan ayah saya.
Menganalisis laporan adalah suatu kajian atau penelitian terhadap laporan.Penelitian atau kajian dapat meliputi kegiatan:
1. Memahami isi laporan secara benyuk, isi, maupun kebahasaan.
2. Mengurangi secara detail/rinci isi laporan.
3. Memberikan suatu pandangan atau pendapat terhdap laporan berdasarkan suatu teori atau definisi (reverensial)
Contoh laporan kegiatan:
Laporan Outbound
Saat saya duduk dikelas VII, saya dan teman-teman pergi Out Bound ke Pasru Jambe tempatnya di “Agrowisata Royal Family”.
Kami di temani dengan guru-guru kami diantaranya: Bu Lely, Bu Ninis, Bu Erni Bu Avid dan Mr Rozi. Kami berangkat dari sekolah pukul 06.45, kami berangkat menggunakan ELF.
Di perjalanan saya hanya mendengarkan music sayajuga bercanda tawa dengan teman-teman. Di dalam kendaraan saya juga sempat berfoto-foto bersama teman-teman. Saat itu juga ada teman saya yang muntah. Kemudian ia langsung tidur, namanya Vita. Tidak lama kemudian kami pun sampai di tempat tujuan dan langsung foto-foto bersama lagi. Kemudian kami diprkenalkan dengan kakak-kakak pemandu kami,diantaranya: Kak Doni, kak Selly, kak Mince, kak Andik, kak Tia. Setelah itu kami membuat kelompok, yang berkelompok bersama saya adalah Caca, Astari, dan Dinda.
Setelah itu kami pun memulai pemanasan yaitu yang pertama Sab Sib Sub di permainan ini kami membutuhkan kecepatan.
Setelah itu dilanjutkan dengan permainan Lucky Luck, di permainan ini juga dibutuhkan kecepatan dalam menyebutkan sebuah nama.
Setelah itu langsung dilanjutkan dengan permainan Jaring Laba-Laba. Dalam permainan ini kelompok saya dapat menyelesaikannya dengan baik. Dalam permainan ini dibutuhkan strategi yang baik.
Kemudian kami melanjutkan dengan permainan Paralon Kosong. Tetapi sebelum itu kami memakan salak terlebih dahulu.
Setelah itu dilanjutkan dengan permainan Bom di permainan ini kami harus mengambil bom yang ada di dalam paralon dengan cara diisi dengan air.
Kemudian dilanjutkan dengan bermain Perahu Donat, dan dilanjutkan dengan berenang di kolam renang. Tetapi sebelum itu kami istirahat terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan permainan Flaying Fox. kemudian kami pun pulang. Tetapi di perjalan kami berhenti sejenak untuk membeli durian tetapi saya tidak membeli karna keluarga saya termasuk saya juga tidak suka durian. Kemudian kami sampai di sekolah dan saya di jemput dengan ayah saya.
Langganan:
Postingan (Atom)




















